Hukum tajwid lengkap
Hampir seluruh hukum tajwid menjawab satu pertanyaan yang sama: apa yang terjadi pada sebuah huruf mati ketika ia bertemu huruf sesudahnya. Di bawah ini kelima hukum nun mati, ketiga hukum mim mati, qalqalah, gunnah, dan mad, masing-masing dengan satu contoh yang diambil langsung dari ayat yang sudah kami terbitkan di situs ini, lengkap dengan tautan ke ayatnya.
Mushafnya sudah memberi tahu hukumnya
Ini bagian yang jarang disebut ketika orang menghafal daftar huruf. Mushaf Utsmani yang dipakai di Indonesia dan di situs ini tidak menulis nun mati dengan satu cara. Ia menulisnya dengan empat cara berbeda, dan setiap cara menunjuk hukum yang berbeda. Jadi sebelum Anda hafal satu huruf pun, tulisannya sudah memberi tahu Anda harus membaca bagaimana:
- Nun bertanda sukun berarti izhar: dibaca jelas.
- Mim kecil di atas nun berarti iqlab: dibaca mim.
- Nun polos, huruf sesudahnya bertasydid berarti idgam: lebur.
- Nun polos, huruf sesudahnya tanpa tasydid berarti ikhfa: samar dan berdengung. Kecuali bila hurufnya ya atau wau, yang berarti idgam bigunnah.
Kami memeriksanya di seluruh Al-Qur’an. Pada teks yang situs ini terbitkan ada 7.133 huruf nun yang tidak berharakat, dan tanda cetaknya saja sudah cukup untuk memasukkan setiap satu di antaranya ke dalam tepat satu hukum. Tidak ada satu pun yang tersisa.
| Hukum | Yang terlihat di mushaf | Jumlah |
|---|---|---|
| Ikhfa haqiqi | Nun ditulis polos, huruf sesudahnya tanpa tasydid | 3.779 |
| Izhar halqi | Nun bertanda sukun, huruf sesudahnya salah satu dari enam huruf tenggorokan | 1.590 |
| Idgam bigunnah ke ي dan و | Nun ditulis polos, tidak ada tasydid | 736 |
| Idgam ke ن م ل ر | Nun ditulis polos, huruf sesudahnya bertasydid | 624 |
| Iqlab | Mim kecil di atas nun | 278 |
| Izhar mutlak | Nun bertanda sukun, ya atau wau di dalam satu kata | 125 |
| Saktah di Surah Al-Qiyamah ayat 27 | Tanda saktah, sehingga idgamnya tidak dilakukan | 1 |
| Seluruhnya | Tidak ada yang tersisa tanpa hukum | 7.133 |
Cara menghitungnya ada di bagian cara kami menghitung di bawah, beserta kontrol yang kami jalankan supaya hitungan ini bisa keliru kalau memang keliru. Tanwin mengikuti hukum yang sama tetapi sengaja tidak ikut dihitung, karena tandanya berbeda dan angkanya jadi sulit Anda ulangi sendiri.
Hukum nun mati dan tanwin
Lima hukum pokok, ditambah satu keadaan khusus yang disebut izhar mutlak. Kolom dibaca adalah tulisan latin buatan kami sendiri dan hanya pendekatan; bunyi yang sebenarnya perlu Anda dengar, bukan Anda baca.
Izhar halqi
Huruf: ء ه ع ح غ خ
مَنۡ ءَامَنَ
Ditulis dan dibaca sama: man aamana
Nun matinya dibaca jelas: tidak berubah, tidak berdengung, tidak lebur. Di mushaf, nun itu memakai tanda sukun.
Izhar mutlak
Huruf: ي atau و di dalam satu kata
ٱلدُّنۡيَا
Ditulis dan dibaca sama: ad-dunyaa
Nun mati bertemu ya atau wau tetapi masih di dalam satu kata, jadi idgamnya tidak dilakukan. Mushaf tetap menulis sukunnya.
Idgam bigunnah
Huruf: ي dan و
مَن يَقُولُ
Ditulis man yaquulu, dibaca may yaquulu
Nun matinya lebur ke huruf sesudahnya sambil berdengung dua harakat. Mushaf menghapus tanda sukunnya dan tidak menambah tasydid.
Idgam bigunnah yang sempurna
Huruf: ن dan م
مِن مَّرۡقَدِنَا
Ditulis min marqadinaa, dibaca mim marqadinaa
Leburnya sempurna karena hurufnya nun atau mim. Mushaf menghapus sukun nun dan menambah tasydid pada huruf sesudahnya.
Idgam bilagunnah
Huruf: ل dan ر
مِّن رَّبِّهِمۡ
Ditulis min rabbihim, dibaca mir rabbihim
Lebur tanpa dengung. Mushaf menghapus sukunnya dan memberi tasydid pada lam atau ra sesudahnya.
Iqlab
Huruf: ب
مَنۢ بَعَثَنَا
Ditulis man baatsanaa, dibaca mam baatsanaa
Bunyi nunnya berubah menjadi mim dan berdengung. Mushaf menandainya dengan mim kecil di atas nun, bukan dengan sukun.
Ikhfa haqiqi
Huruf: 15 huruf sisanya
مِن قَبۡلِكَ
Ditulis min qablika, dibaca ming qablika
Bunyi nunnya disamarkan di antara izhar dan idgam, berdengung dua harakat. Di mushaf nun itu polos: tanpa sukun, dan huruf sesudahnya tanpa tasydid.
Ikhfa di dalam satu kata
Huruf: د di contoh ini
أَندَادٗا
Ditulis dan dibaca sama: andaadan
Hukumnya sama persis walaupun nun dan huruf sesudahnya berada di dalam satu kata.
Hukum mim mati
Tiga hukum, dan ketiganya diputuskan oleh satu huruf saja: huruf apa yang datang sesudah mim matinya.
Izhar syafawi
Huruf: semua huruf selain ب dan م
عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ
Dibaca alaihim ghairi
Mim matinya dibaca jelas dengan bibir tertutup rapat. Mushaf menulis sukun di atas mim itu.
Ikhfa syafawi
Huruf: ب
تَرۡمِيهِم بِحِجَارَةٖ
Dibaca tarmiihim bihijaarah
Bibir dirapatkan ringan, bunyinya disamarkan dan berdengung. Mushaf tidak menulis sukun pada mim itu.
Idgam mimi
Huruf: م
قُلُوبِهِم مَّرَضٞ
Dibaca quluubihim maradh
Dua mim menjadi satu bunyi yang ditahan dan berdengung. Mushaf menghapus sukun mim pertama dan memberi tasydid pada mim kedua.
Qalqalah dan gunnah
Qalqalah adalah pantulan pada lima huruf yang dikumpulkan dalam kalimat qutbu jadin. Gunnah adalah dengung yang wajib ditahan pada setiap nun dan mim bertasydid, di mana pun letaknya.
Qalqalah sugra
Huruf: ق ط ب ج د
أَبۡصَٰرِهِمۡ
Dibaca abshaarihim
Huruf qalqalah yang bersukun di tengah kata: bunyinya memantul ringan, tanpa menambah vokal.
Qalqalah kubra
Huruf: ق ط ب ج د
يُولَدۡ
Dibaca yuulad
Huruf qalqalah berada di akhir dan Anda berhenti di situ, sehingga pantulannya lebih tegas.
Gunnah, nun bertasydid
Huruf: نّ
ٱلنَّاسِ
Dibaca an-naas
Setiap nun bertasydid ditahan kira-kira dua harakat dengan dengung yang keluar dari hidung.
Gunnah, mim bertasydid
Huruf: مّ
ثُمَّ
Dibaca tsumma
Aturan yang sama berlaku pada setiap mim bertasydid.
Mad, dari dua harakat sampai enam
Mad adalah panjang. Yang membedakan satu mad dari mad lain bukan hurufnya, melainkan apa yang datang sesudahnya: hamzah, huruf bertasydid, atau berhentinya bacaan Anda. Enam mad yang paling sering Anda temui:
Mad tabii
Sebabnya: ا و ي yang mati
ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dibaca al-mursaliin
Panjang dasarnya dua harakat. Tidak ada hamzah dan tidak ada sukun sesudahnya.
Mad wajib muttasil
Sebabnya: mad bertemu hamzah, satu kata
سَوَآءٌ
Dibaca sawaaaaun
Dipanjangkan 4 sampai 5 harakat. Mushaf menandainya dengan tanda mad di atas alifnya.
Mad jaiz munfasil
Sebabnya: mad bertemu hamzah, beda kata
بِمَآ أُنزِلَ
Dibaca bimaaaa unzila
Madnya menutup satu kata dan hamzahnya membuka kata berikutnya. Menurut riwayat Hafs yang biasa dipakai di Indonesia, 4 sampai 5 harakat.
Mad arid lissukun
Sebabnya: mad di dekat huruf akhir
نَسۡتَعِينُ
Dibaca nastaiiin
Berlaku hanya ketika Anda berhenti di kata itu. Boleh 2, 4, atau 6 harakat, asal satu bacaan konsisten.
Mad lazim kilmi musaqqal
Sebabnya: mad bertemu huruf bertasydid
ٱلضَّآلِّينَ
Dibaca adh-dhaaaalliin
Enam harakat, tanpa pilihan lain, karena sesudah madnya ada huruf bertasydid.
Mad lazim harfi musyabba
Sebabnya: huruf pembuka surah
الٓمٓ
Dibaca alif laaaam miiiim
Huruf pembuka surah yang bertanda mad dibaca enam harakat. Alif tidak ikut, karena nama hurufnya memang tidak mengandung mad.
Cara belajar tajwid yang benar-benar jalan
Urutan ini yang paling sering berhasil, dan sengaja pendek karena yang panjang jarang diselesaikan orang.
- Mulai dari nun mati. Kelima hukumnya menutupi sebagian besar yang akan Anda temui. Di teks yang kami terbitkan saja, kelima hukum itu muncul di 7.133 tempat.
- Baca satu surah pendek sampai tuntas. An-Nas hanya enam ayat dan sudah memuat gunnah, mad, dan qalqalah sekaligus.
- Dengarkan dulu, baru baca. Telinga lebih cepat menangkap dengung dan panjang daripada mata. Semua surah bisa Anda dengar di halaman bacaan qari.
- Ulangi satu ayat, jangan pindah-pindah. Satu ayat yang diulang lima kali lebih membekas daripada lima ayat yang dibaca sekali.
- Carilah guru. Halaman ini bisa menamai hukumnya; hanya guru yang bisa mendengar apakah bunyi Anda sudah benar.
Yang bisa dibantu oleh aplikasinya
Langkah keempat di atas adalah yang paling sulit dilakukan sendiri, karena pemutar biasa langsung lanjut ke ayat berikutnya. Di aplikasi Quran Habit ada pengaturan ulangi ayat dengan pilihan 1, 2, 3, atau 5 kali. Tidak ada pilihan tak terhingga, dan itu disengaja: pengulangan dibuat untuk membawa Anda maju, bukan untuk menahan Anda di satu tempat.
Pengatur kecepatan di baris yang sama berguna untuk hukum yang panjang. Mad lazim enam harakat jauh lebih mudah dihitung ketika bacaannya diperlambat, lalu dikembalikan ke kecepatan biasa setelah telinga Anda terbiasa.
Mushaf berwarna tajwid ada di dalam aplikasi sebagai salah satu dari 4 jenis tulisan yang bisa dipilih, di samping Utsmani, Indo-Pak, dan kata per kata. Di situs ini teksnya hitam biasa, dan tandanya adalah tanda mushaf asli yang dibahas di seluruh halaman ini.
Satu catatan kejujuran tentang gambar di atas: tangkapan layar ini memperlihatkan baris tempat jenis tulisan dipilih, bukan mushaf berwarna itu sendiri. Kami tidak punya tangkapan layar mushaf berwarna tajwid di katalog gambar aplikasi, dan kami memilih menuliskannya daripada memasang gambar lain sambil berharap Anda menganggapnya sama.
Seluruh teks Al-Qur’an, terjemahan, dan bacaan qari di situs ini gratis dan tanpa akun, jadi Anda bisa memeriksa setiap contoh di halaman ini sekarang juga tanpa memasang apa pun.
Cara kami menghitung, dan kontrolnya
Angka di tabel atas bukan kutipan dari buku mana pun. Kami mengukurnya sendiri pada 15 September 2026, pada teks Al-Qur’an yang situs ini terbitkan, yaitu mushaf Utsmani riwayat Hafs terbitan Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd, yang sama persis dengan yang Anda baca di halaman Al-Qur’an.
- Telusuri seluruh 6.236 ayat dan ambil setiap huruf nun yang tidak berharakat, yaitu yang kosong, bertanda sukun, atau bertanda mim kecil.
- Lihat huruf berikutnya yang dibaca, lalu golongkan menurut tanda nunnya dan tasydid pada huruf berikutnya itu.
- Hitung berapa banyak yang tidak masuk golongan mana pun. Jawabannya nol.
Kontrolnya. Hitungan yang selalu cocok dengan dirinya sendiri tidak membuktikan apa-apa, jadi kami menjalankan sekali lagi dengan daftar huruf izhar yang sengaja disalahkan. Hasilnya: 1.716 tempat berubah menjadi tidak terjelaskan, dari sebelumnya nol. Artinya cara menghitung ini memang bisa membedakan yang benar dari yang salah, dan bukan sekadar membenarkan dugaan kami sendiri.
Kami tidak mengklaim sebagai yang terbaik, dan halaman ini tidak meminta Anda mempercayainya begitu saja. Setiap contoh di atas bertaut ke ayatnya, angkanya bisa Anda hitung ulang dengan cara yang tertulis di bagian ini, dan penilaiannya kami serahkan kepada Anda dan kepada guru Anda.
Halaman ini bersifat menjelaskan, bukan memberi fatwa. Di tempat riwayat bacaan berbeda, seperti panjang mad jaiz munfasil, perbedaannya kami laporkan apa adanya dan kami berhenti di situ. Untuk keputusan yang mengikat bacaan Anda, rujuk guru atau lembaga yang Anda ikuti.
Lanjutkan dari sini
- Baca Al-Qur’an dengan terjemahan Indonesia, seluruh 114 surah
- Al-Qur’an latin: apa yang bisa dan tidak bisa dibantu tulisan latin
- Dengarkan bacaan qari, ayat demi ayat, karena dengung dan panjang lebih cepat ditangkap telinga daripada mata
- Surah Yasin, surah yang paling sering dipakai orang untuk berlatih
- Tiga puluh juz beserta rentang halaman masing-masing
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu tajwid?
Tajwid adalah ilmu tentang cara melafalkan huruf Al-Qur’an sebagaimana bacaan itu diturunkan dan diajarkan: di mana huruf dikeluarkan, mana yang lebur, mana yang ditahan, dan berapa panjang sebuah vokal. Halaman ini menamai hukum-hukumnya dan menunjukkan tandanya di mushaf. Bunyinya sendiri hanya bisa dibetulkan oleh guru yang mendengar Anda membaca.
Ada berapa hukum nun mati dan tanwin?
Lima: izhar halqi, idgam bigunnah, idgam bilagunnah, iqlab, dan ikhfa haqiqi. Di luar kelima itu ada izhar mutlak, yaitu nun mati bertemu ya atau wau di dalam satu kata, yang di teks yang kami terbitkan hanya muncul pada 125 tempat dan hampir semuanya kata ad-dunya.
Berapa huruf ikhfa?
Lima belas, yaitu semua huruf hijaiyah selain enam huruf izhar, empat huruf idgam, dua huruf idgam bilagunnah, dan satu huruf iqlab. Kami menghitungnya langsung di teks Al-Qur’an yang kami terbitkan: nun mati yang ditulis polos muncul 3.779 kali, dan huruf sesudahnya persis lima belas huruf itu, tidak lebih dan tidak kurang.
Bagaimana cara membedakan idgam dan ikhfa dari tulisannya?
Lihat huruf sesudah nunnya. Kalau nunnya ditulis polos dan huruf sesudahnya bertasydid, itu idgam. Kalau nunnya polos dan huruf sesudahnya tidak bertasydid, itu ikhfa, kecuali bila hurufnya ya atau wau yang berarti idgam bigunnah. Kalau nunnya bertanda sukun, itu izhar. Kalau ada mim kecil di atas nunnya, itu iqlab.
Apa beda qalqalah sugra dan qalqalah kubra?
Letaknya. Qalqalah sugra terjadi ketika huruf qalqalah bersukun di tengah kata, dan pantulannya ringan. Qalqalah kubra terjadi ketika huruf itu berada di ujung dan Anda berhenti di situ, sehingga pantulannya lebih tegas. Hurufnya sama: qaf, tha, ba, jim, dal.
Berapa harakat panjang mad jaiz munfasil?
Empat sampai lima harakat menurut riwayat Hafs dari Ashim yang biasa dipakai di Indonesia dan yang menjadi dasar teks di situs ini. Riwayat lain memberi panjang yang berbeda, dan halaman ini hanya melaporkan perbedaan itu tanpa menilai mana yang lebih utama.
Apakah belajar tajwid wajib?
Halaman ini tidak mengeluarkan fatwa dan tidak menjawab pertanyaan kewajiban. Yang bisa kami katakan dengan aman bersifat praktis: hukum-hukum inilah yang membuat sebuah bacaan terdengar seperti bacaan yang selama ini Anda dengar, dan cara tercepat mempelajarinya adalah bersama guru yang bisa mendengar bacaan Anda.
Dari mana angka-angka di halaman ini berasal?
Dari teks Al-Qur’an yang situs ini sendiri terbitkan, yaitu mushaf Utsmani riwayat Hafs terbitan Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd, bukan dari buku lain. Kami menelusuri seluruh 6.236 ayat, mengambil setiap huruf nun yang tidak berharakat, lalu memilahnya menurut tanda yang dipakai dan huruf sesudahnya. Hasilnya 7.133 tempat dan tidak ada satu pun yang tersisa tanpa hukum.
Apakah Al-Qur’an di situs ini berwarna tajwid?
Belum. Teks di halaman surah kami berwarna hitam biasa dan tandanya adalah tanda mushaf asli, yang justru menjadi bahan pelajaran halaman ini. Mushaf berwarna tajwid tersedia di dalam aplikasi Quran Habit sebagai salah satu dari empat jenis tulisan yang bisa dipilih.
Bagaimana cara berlatih satu hukum tajwid sampai terbiasa?
Ambil satu ayat yang memuatnya, dengarkan qarinya, lalu ulangi ayat yang sama beberapa kali sebelum pindah. Di aplikasi Quran Habit ada pengaturan ulangi ayat dengan pilihan 1, 2, 3, atau 5 kali, dan pemutarnya berhenti di ayat itu sampai hitungannya habis. Aplikasinya bisa diunduh di qht.app/getapp.