Pengaturan baca
Penyorotan
Ukuran teks
Tampilkan
Kemajuan bacaan
Kemajuan bacaan dihapus
Tentang surah ini
Surah Al-Waqi'ah adalah surah ke-56 dari 114 surah dalam Al-Quran, tergolong Makkiyah, dengan 96 ayat. Dalam Mushaf Madinah (604 halaman), surah ini dimulai di halaman 534. Teks Arabnya ada di sini bersama terjemahannya, dan bacaan Mishary Alafasy mengikuti teksnya kata per kata, menyorot setiap kata saat dilafalkan.
Surah Al-Waqi'ah, yang berarti "Hari Kiamat yang pasti terjadi", adalah surah ke-56 dari 114 surah dalam Al-Quran, tergolong Makkiyah, dan terdiri dari 96 ayat dengan 379 kata. Surah ini berada di juz 27, tepat setelah Ar-Rahman; dalam Mushaf Madinah (604 halaman) surah ini menempati halaman 534 sampai 537. Nama surah ini diambil dari kata yang membukanya pada ayat 1.
Pada ayat 7 surah ini menyatakan bahwa manusia akan terbagi menjadi tiga golongan, dan pembagian itu menata seluruh bagian sesudahnya: setiap golongan diambil bergantian dan digambarkan. Bagian berikutnya merangkai pertanyaan tentang hal-hal sehari-hari: benih yang ditanam pada ayat 63, air yang diminum pada ayat 68, dan api yang dinyalakan pada ayat 71. Bagian penutup berbicara tentang Al-Quran itu sendiri, mulai ayat 77. Dengan 96 ayat pendek di empat halaman, surah ini terbaca cepat untuk panjangnya.
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
إِذَا وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ
Apabila terjadi hari Kiamat.
لَيۡسَ لِوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ
Terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal).
خَافِضَةٞ رَّافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).
إِذَا رُجَّتِ ٱلۡأَرۡضُ رَجّٗا
Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
وَبُسَّتِ ٱلۡجِبَالُ بَسّٗا
dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya,
فَكَانَتۡ هَبَآءٗ مُّنۢبَثّٗا
maka jadilah ia debu yang berterbangan,
وَكُنتُمۡ أَزۡوَٰجٗا ثَلَٰثَةٗ
dan kamu menjadi tiga golongan,
فَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ
yaitu golongan kanan,825) alangkah mulianya golongan kanan itu,
Catatan penerjemah (1)
- *825) Orang-orang yang menerima buku catatan amal mereka dengan tangan kanan.
وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ
dan golongan kiri,826) alangkah sengsaranya golongan kiri itu,
Catatan penerjemah (1)
- *826) Orang-orang yang menerima buku catatan amal mereka dengan tangan kiri.
وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ
dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga).
أُوْلَٰٓئِكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ
mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah),
فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Berada dalam surga kenikmatan,
ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ
segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,827)
Catatan penerjemah (1)
- *827) Umat nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan generasi awal dari umat Islam. Dan yang dimaksud orang yang kemudian ialah umat Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang datang di akhir zaman.
وَقَلِيلٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.
عَلَىٰ سُرُرٖ مَّوۡضُونَةٖ
Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,
مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيۡهَا مُتَقَٰبِلِينَ
mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.
يَطُوفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَٰنٞ مُّخَلَّدُونَ
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
بِأَكۡوَابٖ وَأَبَارِيقَ وَكَأۡسٖ مِّن مَّعِينٖ
dengan membawa gelas, cerek dan gelas besar (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,
لَّا يُصَدَّعُونَ عَنۡهَا وَلَا يُنزِفُونَ
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,
وَفَٰكِهَةٖ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ
dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,
وَلَحۡمِ طَيۡرٖ مِّمَّا يَشۡتَهُونَ
dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.
وَحُورٌ عِينٞ
dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah,
كَأَمۡثَٰلِ ٱللُّؤۡلُوِٕ ٱلۡمَكۡنُونِ
laksana mutiara yang tersimpan baik.
جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan.
لَا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا تَأۡثِيمًا
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa,
إِلَّا قِيلٗا سَلَٰمٗا سَلَٰمٗا
tetapi mereka mendengar ucapan salam.
وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ
Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.
فِي سِدۡرٖ مَّخۡضُودٖ
(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,
وَطَلۡحٖ مَّنضُودٖ
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
وَظِلّٖ مَّمۡدُودٖ
dan naungan yang terbentang luas,
وَمَآءٖ مَّسۡكُوبٖ
dan air yang mengalir terus-menerus,
وَفَٰكِهَةٖ كَثِيرَةٖ
dan buah-buahan yang banyak,
لَّا مَقۡطُوعَةٖ وَلَا مَمۡنُوعَةٖ
yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya,
وَفُرُشٖ مَّرۡفُوعَةٍ
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءٗ
Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung,828)
Catatan penerjemah (1)
- *828) Mereka diciptakan tanpa melalui kelahiran dan langsung menjadi gadis.
فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا
lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan,
عُرُبًا أَتۡرَابٗا
yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya,
لِّأَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ
untuk golongan kanan,
ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ
segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
وَثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ
dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.
وَأَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ
Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
فِي سَمُومٖ وَحَمِيمٖ
(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih,
وَظِلّٖ مِّن يَحۡمُومٖ
dan naungan asap yang hitam,
لَّا بَارِدٖ وَلَا كَرِيمٍ
tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ مُتۡرَفِينَ
Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah,
وَكَانُواْ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلۡحِنثِ ٱلۡعَظِيمِ
dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar,
وَكَانُواْ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ
dan mereka berkata, "Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"
قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَوَّلِينَ وَٱلۡأٓخِرِينَ
Katakanlah, "(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian,
لَمَجۡمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ
semuanya pasti akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi.
ثُمَّ إِنَّكُمۡ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلۡمُكَذِّبُونَ
Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!
لَأٓكِلُونَ مِن شَجَرٖ مِّن زَقُّومٖ
pasti akan memakan pohon zaqqum,829)
Catatan penerjemah (1)
- *829) Jenis pohon di neraka yang mengakibatkan derita yang luar biasa bagi yang memakannya.
فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ
Maka akan penuh perutmu dengannya.
فَشَٰرِبُونَ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡحَمِيمِ
Setelah itu kamu akan memimun air yang sangat panas.
فَشَٰرِبُونَ شُرۡبَ ٱلۡهِيمِ
Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum.
هَٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ ٱلدِّينِ
Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan."
نَحۡنُ خَلَقۡنَٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُونَ
Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?
أَفَرَءَيۡتُم مَّا تُمۡنُونَ
Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan.
ءَأَنتُمۡ تَخۡلُقُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡخَٰلِقُونَ
Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya?
نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ ٱلۡمَوۡتَ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ
Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah,
عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمۡثَٰلَكُمۡ وَنُنشِئَكُمۡ فِي مَا لَا تَعۡلَمُونَ
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ
Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
أَفَرَءَيۡتُم مَّا تَحۡرُثُونَ
Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam?
ءَأَنتُمۡ تَزۡرَعُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلزَّٰرِعُونَ
Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?
لَوۡ نَشَآءُ لَجَعَلۡنَٰهُ حُطَٰمٗا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُونَ
Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang,
إِنَّا لَمُغۡرَمُونَ
(sambil berkata), "Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian,
بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ
bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun."
أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلۡمَآءَ ٱلَّذِي تَشۡرَبُونَ
Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum?
ءَأَنتُمۡ أَنزَلۡتُمُوهُ مِنَ ٱلۡمُزۡنِ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنزِلُونَ
Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?
لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنَٰهُ أُجَاجٗا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُونَ
Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur?
أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِي تُورُونَ
Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)?
ءَأَنتُمۡ أَنشَأۡتُمۡ شَجَرَتَهَآ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنشِـُٔونَ
Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan?
نَحۡنُ جَعَلۡنَٰهَا تَذۡكِرَةٗ وَمَتَٰعٗا لِّلۡمُقۡوِينَ
Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.
فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.
۞ فَلَآ أُقۡسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ
Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٞ لَّوۡ تَعۡلَمُونَ عَظِيمٌ
Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui,
إِنَّهُۥ لَقُرۡءَانٞ كَرِيمٞ
dan (ini) sesungguhnya Al-Qur`an yang sangat mulia,
فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ
dalam Kitab yang terpelihara (Lauḥ Maḥfūẓ),
لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ
tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.
تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Diturunkan dari Tuhan seluruh alam.
أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ
Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur`an)?
وَتَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ
dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya).
فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ
Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan,
وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ
dan kamu ketika itu melihat,
وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَلَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ
dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat,
فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ
maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah),
تَرۡجِعُونَهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar?
فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ
Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah),
فَرَوۡحٞ وَرَيۡحَانٞ وَجَنَّتُ نَعِيمٖ
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan.
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ
Dan jika dia termasuk golongan kanan,
فَسَلَٰمٞ لَّكَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ
maka, "Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!" (sambut malaikat).
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ
Namun jika dia termasuk golongan yang mendustakan dan sesat,
فَنُزُلٞ مِّنۡ حَمِيمٖ
maka dia disambut siraman air yang mendidih,
وَتَصۡلِيَةُ جَحِيمٍ
dan dibakar di dalam neraka.
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلۡيَقِينِ
Sungguh, inilah keyakinan yang benar.
فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.
0
0 hasanat hari ini · 0 total di perangkat ini
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu hasanat, dan hasanat itu dilipatgandakan sepuluh kali.” Jami at-Tirmidhi 2910. Dihitung dengan aturan huruf yang sama seperti di aplikasi; sebuah hitungan, bukan janji.
0
0 permata tertunda hari ini
Diperkirakan dari bacaan Anda, dengan batas harian yang sama seperti di aplikasi. Permata diperoleh dan diklaim di aplikasi Quran Habit.
Surah Al-Waqi'ah dalam mushaf
- Golongan
- Makkiyah
- Juz
- 27
- Jumlah kata
- 379
- Mushaf Madinah (604 halaman)
- 534-537
- Mushaf IndoPak (610 halaman)
- 534-537
- Mushaf Naskh (612 halaman)
- 535-538
Pertanyaan tentang Surah Al-Waqi'ah
Berapa jumlah ayat Surah Al-Waqi'ah?
Surah Al-Waqi'ah terdiri dari 96 ayat. Ini surah ke-56 dari 114 surah dalam Al-Quran.
Surah Al-Waqi'ah ada di juz berapa?
Surah Al-Waqi'ah: juz 27 dari 30 juz.
Surah Al-Waqi'ah termasuk Makkiyah atau Madaniyah?
Surah Al-Waqi'ah tergolong Makkiyah.
Surah Al-Waqi'ah ada di halaman berapa?
Surah Al-Waqi'ah dalam Mushaf Madinah (604 halaman): 534-537. Dalam Mushaf IndoPak (610 halaman): 534-537. Dalam Mushaf Naskh (612 halaman): 535-538.
Berapa jumlah kata Surah Al-Waqi'ah?
Surah Al-Waqi'ah: 379 kata, dihitung dari teks Utsmani yang ditampilkan situs ini.
Berapa jumlah huruf Arab Surah Al-Waqi'ah?
Surah Al-Waqi'ah: 1.715 huruf, dihitung dari teks Utsmani yang sama, tanpa harakat.
Surah Al-Waqi'ah berada di urutan ke berapa dalam Al-Quran?
Surah Al-Waqi'ah membentang dari ayat ke-4.980 sampai ayat ke-5.075 dari 6.236 ayat dalam Al-Quran.
Apakah Surah Al-Waqi'ah memiliki ayat sajdah?
Tidak. Surah Al-Waqi'ah tidak memiliki tanda sajdah dalam Mushaf Madinah; dari 114 surah, 14 surah memilikinya.
Bisakah saya mendengarkan Surah Al-Waqi'ah?
Ya. Seluruh 96 ayat Surah Al-Waqi'ah diputar di sini ayat demi ayat, dengan bacaan salah satu dari 43 qari, gratis dan tanpa daftar.
Teks Arab apa yang dipakai untuk Surah Al-Waqi'ah?
Teks Utsmani Hafs dari Kompleks Raja Fahd, ditata dengan huruf milik Kompleks sendiri, KFGQPC Uthmanic Hafs V22. Setiap angka di halaman ini, termasuk 96 ayat dan 379 kata, dihasilkan dari teks yang sama.
Dengarkan Surah Al-Waqi'ah
- Mishary Alafasy مشاري العفاسي Hafs dari AsimMurattal
- AbdulBaset (Murattal) عبدالباسط عبدالصمد Hafs dari AsimMurattal
- AbdulBaset AbdulSamad عبدالباسط عبدالصمد Hafs dari AsimMujawwad
- Minshawi (Murattal) محمد صديق المنشاوي Hafs dari AsimMurattal
- As-Sudais عبدالرحمن السديس Hafs dari AsimMurattal
- Abu Bakr ash-Shatri أبو بكر الشاطري Hafs dari AsimMurattal